Alasan Sarri Jadikan Hazard Pemain Cadangan di Chelsea

Alasan Sarri Jadikan Hazard Pemain Cadangan di Chelsea – Untuk kali ke-2 dengan berturut-turut Eden Hazard menjadi pemain cadangan di Chelsea. Tadi malam dia masuk lapangan di dalam set ke-2 untuk menolong The Blues menang.

Hazard tidak ada di starting xi Chelsea waktu menjamu Arsenal di Stamford Bridge, Sabtu (18/8/2018) malam WIB. Dia baru masuk pada menit 60, dalam posisi 2-2.

Kehadiran Hazard langsung membuat daya gedor Chelsea makin bertambah. Ia membuat gerakan apik serta memberikan umpan silang datar tepat yang dituntaskan dengan prima oleh Marcos Alonso. Gol Alonso itu jadi pahlawan kemenangan 3-2 The Blues.

Ini jadi ke-2 kalinya Hazard turun menjadi pemain cadangan. Pada pertandingan pertama saat menang 3-0 atas Huddersfield Town, Hazard baru masuk lapangan menit ke-76. Akan tetapi, ia juga langsung memberi assist untuk gol Pedro empat menit lalu.

Hazard memang jadi salah satunya pemain yang kembali pada Chelsea sangat telat sesudah mendapatkan jatah libur lebih saat Piala Dunia 2018.

Manajer Maurizio Sarri membuka alasannya mencadangkan Hazard. Permasalahan fisik jadi yang utama.

” Pada peristiwa ini, mereka (Hazard serta Mateo Kovacic) belumlah dapat tampil 90 menit. Saya fikir semakin lebih baik mainkan mereka 25-30 menit akhir saat intensitas pertandingan alami penurunan, ” katanya.

Akan tetapi, Hazard miliki saran yang dikit berlainan. Kapten Belgia ini pastikan begitu ingin ada di lapangan. Dengan tersirat sayap eksplosif ini membuka kekecewaannya dicadangan oleh Sarri.

” Akan menjadi lebih baik bila ada di lapangan daripada melihat dari bench. Tetapi, saat beberapa pemain bermain baik, hingga saya cukuplah suka dengan kemenangan ini, ” katanya.

” Sarri merupakan manajer yang ingin team memegang bola, mengatur bola. Saya tidak dapat menyampaikan hal yang salah mengenai itu. Utamanya saya ingin bermain serta rasakan bola di kaki ini. Kami mempunyai beberapa pemain yang dapat lakukan magis. Sarri manajer hebat seperti yang kami punya awal mulanya, ” lebih dia.