Home / berita umum / Debitur Nakal BRI Ditangkap Jaksa Di Subang Setelah 5 Bulan DPO

Debitur Nakal BRI Ditangkap Jaksa Di Subang Setelah 5 Bulan DPO

Debitur Nakal BRI Ditangkap Jaksa Di Subang Setelah 5 Bulan DPO – Team intelijen Kejari Binjai berbarengan Kejagung tangkap Deandls Sijabat di Jawa Barat. Debitur punyai masalah di BRI yang menjadi terduga korupsi ini dibekuk selesai 5 bulan masuk dalam Jadwal Pelacakan Orang (DPO) .

Menurut kabar dikumpulkan, Deandls dibekuk di Subang, Jawa Barat, Kamis (25/4) seputar waktu 10. 15 WIB. ” Kajari Binjai Victor Antonius Saragih Sidabutar ikut serta dalam penangkapan yang mengenai, ” kata Asepte Gaulle Ginting, Kasi Pidsus Kejari Binjai, Jumat (26/4) .

Sebelum tangkap Deandls, team kombinasi Kejagung serta Kejati Binjai kerjakan pengintaian saat 3 hari. ” Terduga dalam pelariannya selamanya berpindah-pindah tempat hingga team kombinasi sudah sempat kebingungan melacaknya, ” ucapkan Gaulle.

Deandls nyata-nyatanya menjalankan upaya peminjaman uang di area itu. Waktu dibekuk, ia tengah mengambil cicilan beberapa nasabah.

Awal kalinya, Deandls dimasukkan Kejari Binjai ke Jadwal Pelacakan Orang (DPO) pada Oktober 2018. Ia jadi buronan selesai 2 kali tak memberi respon pemanggilan yang dijalankan penyidik.

Deandls di panggil menjadi terduga perkara perkiraan korupsi berkenaan utang (credit) punyai masalah pada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Medan Katamso tahun 2009. Credit sejumlah Rp 1, 5 miliar itu gunakan taruhan 3 rumah toko (ruko) matas nama Deandls Sijabat. Tiap-tiap ruko diagunkan buat credit sebesar Rp 500 juta.

Credit itu disangka dicairkan tanpa ada mekanisme yang benar. Bahkan juga terduga juga tak dapat kembalikan inti utang.

Deandls dikira kerjakan tindakan yang dirapikan serta diancam dengan Masalah 2 ayat (1) atau Masalah 3 jo Masalah 18 UU Nomer 31 Tahun 1999 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sama seperti dirubah dengan UU Nomer 20 Tahun 2001 jo Masalah 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dua orang yang menyepakati menyerahkan credit ini sudah berubah menjadi terdakwa serta mulai diadili di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Kedua-duanya ialah bekas Kacab BRI Katamso, Anton Suhartanta (36) , penduduk Kota Surakarta ; serta bekas karyawan BRI Oktavia Situmorang (36) , penduduk Jalan Pintu Air, Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota.

About penulis