Tukang Foto Aniaya Peziarah di Menara Kudus Diduga Karena Salah Paham

Tukang Foto Aniaya Peziarah di Menara Kudus Diduga Karena Salah Paham – Seseorang tukang photo Menara Kudus disangka menganiaya seseorang peziarah makam Sunan Kudus, di lokasi Menara Kudus, Minggu (21/4/2019). Deretan Polsek Kota masih tetap menyelidik masalah ini.

Sampai sekarang ini, polisi belum temukan siapa aktor serta nama korbannya.

Info seseorang tukang photo Menara Kudus, Hari mengutarakan momen itu berlangsung Minggu siang seputar jam 13.00 WIB. Dia yang waktu itu ada di tempat tahu yang sebetulnya berlangsung.

“Memang benar ada insiden siang tadi. Seputar habis duhur peristiwanya,” kata Haris didapati wartawan di lokasi Menara Kudus.

Haris menjelaskan, insiden itu terkadi karena salah paham pada tukang photo dengan peziarah. Tanpa ada mengatakan jati diri partnernya, Haris bercerita penyebab insiden itu.

Waktu itu seseorang partnernya tengah menawari layanan pemotretan pada korban. Tetapi korban membalas penawaran dengan suara tinggi. Tentunya, partnernya terasa tidak terima hingga berlangsung salah paham.

“Rekan saya nawari photo tetapi korban menampik dengan suara bicara tinggi. Pada akhirnya berlangsung salah pengertian,” tutur Haris.

Sebab terasa tidak terima lanjut Haris, tidak diduga, temannya menganiaya peziarah. Beberapa masyarakat yang tidak tahu-menahu ikutan memukuli.

Hal tersebut tidak berjalan lama. Karena insiden langsung dilerai oleh peziarah serta pejalan kaki yang lain.

“Ini jadi evaluasi. Kami akan rapat ulas permasalahan ini. Agar tidak berlangsung ,” katanya menyesali.

Beberapa tukang photo lokasi itu terhimpun di Paguyuban Photografer Menara Kudus (PFMK) yang mempunyai 30 anggota.

Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim menerangkan sekarang ini polisi masih tetap mengecek masalah yaitu dengan menghimpun data di lapangan, termasuk juga mencari jati diri aktor serta korbannya.

“Kami barusan bisa info. Kami masih tetap kumpulkan data di lapangan. Jika telah bisa, kami akan tindak lanjuti,” katanya.

Bila nanti gagal memperoleh data jati diri aktor atau korban, polisi akan memberi pembinaan pada tukang photo Menara Kudus.

Kabid Pariwisata Dinas Budaya serta Pariwisata Kudus, Sri Wahyuni akui akan bekerjasama dengan tukang photo Menara Kudus supaya insiden tidak terulang kembali.